Sunday, December 4, 2016

Berita Pelintiran Metrotvnews.com : “1000 Ketapel Untuk Menyerang Jakarta Disita”

Lagi dan lagi. Kali ini, menjelang pelaksanaan aksi super damai bela Islam III, 2 Desember 2016, Metrotvnews.com memuat berita pelintiran alias hoax tentang penyitaan 1000 ketapel oleh polisi yang terjadi di Surabaya. Dalam berita jelas-jelas disebutkan jika 1.000 ketapel itu adalah pesanan dari Maros, Sulawesi Selatan, dan memang akan dikirim ke Maros. Namun oleh wartawan Metrotvnews.com ditulis dengan judul bombastis: “1000 Ketapel untuk menyerang Jakarta Disita”.
Lantas, apakah Maros berada di Jakarta? Apa hubungannya mengkaitkan penyitaan orderan ketapel dari Surabaya ke Maros, Sulawesi Selatan, dengan rencana aksi super damai bela Islam III, 212, di Jakarta?
Makin aneh saja pemberitaan media ini. Ketapel sudah jelas-jelas dikirim dari Surabaya ke Maros Sulawesi Selatan, bukan dikirim ke Jakarta namun dengan ENTENGNYA dibilang akan digunakan untuk menyerang Jakarta “Jelang Aksi Super Damai 2 Desember”, seperti cuplikan artikel di bawah ini:
metroMetrotvnews.com, Surabaya: Sebanyak 1.000 ketapel disita jelang aksi `Super Damai 2 Desember` di Jakarta. Seribu selepetan itu sedianya dikirim ke Maros, Sulawesi Selatan.
Kasubag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Lily Djafar, mengatakan, 1.000 ketapel itu ditemukan di rumah pembuatnya di Jagir, Wonokromo, pada 27 November 2016. `Senjata` dipesan Citra Romdhoni, 38, warga Surabaya.
http://m.metrotvnews.com/jatim/peristiwa/Gbm3XzeK-1-000-ketapel-untuk-menyerang-jakarta-disita
Mungkin karena banyak mendapat kecaman, judul berita diganti oleh Metrotvnews.com menjadi “Polisi Amankan 1.000 Ketapel di Wonokromo”. Namun mereka tidak mengubah link asli yang masih berbunyi: ketapel untuk menyerang jakarta disita.
Padahal berita yang sama, pemberitaan di Detik sama sekali tidak menghubung-hubungkan dengan Aksi Bela Islam 212:
“Saudara saya namanya Dedy, mau dijual lagi di sana. Kalau pesan jumlah sedikit kan ya nggak untung, mahal biaya ekspedisinya to,”
1.000 Katapel Akan Dikirim ke Maros Diamankan Polisi di Surabaya http:https://m.detik.com/news/berita-jawa-timur/d-3357311/1000-katapel-akan-dikirim-ke-maros-diamankan-polisi-di-surabaya?utm_source=News
Juga pemberitaan di Tribunnews:
“Kakak saya pesan murni untuk jualan, karena di Maros sangat laris. Kalau pesanan ini untuk tindakan negatif, saya kira tidak,”
Polisi Sita 1.000 Katapel di Surabaya yang Hendak Dikirim ke Maros http://www.tribunnews.com/regional/2016/11/29/polisi-sita-1000-katapel-di-surabaya-yang-hendak-dikirim-ke-maros
Hanya di Metro TV yang pemberitaannya DIPELINTIR dan jadi KACAU BALAU begitu.
Bisa jadi, karena ulah mereka itulah umat menolak dan mengusir wartawan Metro TV dalam berbagai aksinya. 

No comments:

Post a Comment